Apakah Beli Ban Bekas Aman? Perhatikan Hal Berikut

Apakah Beli Ban Bekas Aman

Apakah Beli Ban Bekas Aman? Perhatikan Hal Berikut – Menghemat uang merupakan hal yang penting untuk semua orang dan cenderung akan dilakukan dalam berbagai aspek, termasuk dalam hal perawatan kendaraan. Namun, terkadang kita dihadapkan pada situasi di mana kita harus mengganti beberapa komponen, seperti ban yang sudah usang.

Salah satu solusi sementara yang banyak dilakukan adalah dengan beli ban bekas yang masih tebal. Terlepas dari apakah itu ban mobil, ban truk, atau bahkan ban alat berat, banyak yang kemudian beralih ke ban bekas. Namun pertanyaannya adalah, apakah praktik beli ban bekas ini aman?

Pasalnya, sebuah komponen yang sudah ada embel-embel “bekas” tentunya sudah pernah dipakai orang lain. Namun, karena murahnya harga ban bekas, pemilik kendaraan tetap mempertimbangkan untuk membelinya. Penjual ban bekas mudah ditemukan baik melalui online melalui marketplace atau toko ban terdekat.

Beli ban bekas seperti bertaruh pada kenyamanan dan keselamatan. Kondisi ban bekas yang tidak ditangani dengan vulkanisir atau dengan alur yang masih cukup tebal memang dianggap masih layak digunakan sampai kita dapat membeli ban baru. Namun, jika kondisi ban sudah buruk, dapat menjadi penyebab kecelakaan fatal.

Ban bekas saat ini bisa diperoleh di toko-toko ban ataupun velg. Biasanya merupakan sisa dari orang yang melakukan pembelian velg sekaligus dengan bannya. Namun, ketika membeli ban bekas, kita tidak selalu tahu riwayat dari ban tersebut, apakah ban digunakan dengan baik atau tidak, dirawat atau dirotasi secara teratur atau tidak. Inilah yang menyebabkan membeli ban bekas itu hampir bisa dibilang seperti perjudian.

Jika sedang nasib baik, kita bisa mendapatkan ban dengan kualitas tapak yang masih tebal, bahkan bisa saja mendapatkan ban yang masih mirip dengan ban baru, Namun, kembali lagi, ini mirip dengan perjudian. Jika nasib sedang apes, bisa saja kita mendapatkan ban yang sebenarnya sudah bekas tambalan.

Bahaya Membeli Ban Bekas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, membeli ban bekas sama halnya dengan melakukan perjudian. Kenapa? Ya karena kita tidak bisa melakukan tracking sepak terjang ban tersebut. Kita tidak tahu selama digunakan oleh pemilik awalnya, ban tersebut sudah pernah bocor atau belum, sudah melakukan hal apa saja, hingga pada perawatan pada ban tersebut seperti apa.

Selain itu, sebaik-baiknya kondisi ban bekas, pastinya sudah menurun kondisinya. Bahkan berdasarkan penelitian yang bisa Anda baca di artikel umur ban, ban yang sudah dipasang pada velg dan kendaraan, mau dipakai ataupun tidak, kondisinya akan turun 50% dari kondisi baru. Artinya, sebagus apapun tampilan ban bekas, setebal apapun tapak bannya, dan semenarik apapun cara pemasarannya, kondisi komponen pembentuk ban tersebut tentu sudah menurun setengahnya.

Jadi Anda harus ekstra teliti dalam memilih ban bekas. Jangan sampai, kondisi ban bekas komponennya sudah turun 50%, eh ternyata masih apes dapat tapak ban tipis, sudah pernah ditambal, dan lain sebagainya.

Tips Memilih Ban Bekas

Beli Ban Cicilan

Cek Usia Ban

Yang pertama harus dilakukan dan yang termudah adalah memeriksa usia ban. Anda bisa melihatnya melalui kode produksi ban. Seperti ini contoh penampakan kode produksi ban.

kode produksi ban
Sumber: Kompas

Misalnya pada gambar di atas, terdapat kode 4717. Dua angka pertama adalah minggu ke, dan 2 angka selanjutnya adalah tahun. Artinya, ban itu diproduksi pada minggu ke 47 tahun 2017. Nah, setelah itu, Anda bisa menentukan umur dari ban tersebut. Beberapa produsen menghimbau untuk memberikan perhatian lebih setelah 5 tahun pemakaian, bahkan beberapa menyatakan untuk mengganti ban setelah digunakan selama 6 tahun terlepas dari masih seberapa tebal tapaknya.

Kembali lagi ke permasalahan awal, kondisi 5 tahun atau 6 tahun itu adalah saat Anda sendiri yang memakainya, merawatnya, dan tahu perjalanan hidupnya. Berhubung yang Anda beli adalah ban bekas orang lain yang Anda tidak tahu-menahu bagaimana perjalanan penggunaannya, maka Anda harus mempertimbangkannya lagi.

Cek Kondisi Sidewall

Sidewall atau dinding ban biasanya merupakan bagian yang banyak menyimpan retakan pada ban. Anda harus teliti dalam memeriksa dindang ban ini, karena memang yang namanya kadang tidak terlihat jika tidak diteliti lebih fokus. Jika perlu Anda bisa meraba-raba dinding ban agar tidak kecolongan. Mata bisa tidak melihatnya, tetapi jika sudah diraba, kemungkinan akan terasa saat bersentuhan dengan retakan atau pecahan pada karetnya.

Jadi wajib Anda perhatikan untuk sidewall atau dinding ban saat berniat membeli. Usahakan untuk benar-benar tidak ada retakan. Karena yang tidak ada retakan saja Anda juga tidak tahu sejarah ban tersebut, apalagi yang sudah ada retakannya.

Cari Bekas Tambalan

Nah, selain sidewall, hal riskan selanjutnya adalah adanya bekas tambalan. Kebocoran ban tentunya banyak terjadi di tread atau tapak ban. Hal ini tentunya karena tapak ban adalah bagian yang berkontak langsung dengan medan atau jalanan. Batu, paku, besi, dan benda-benda lain yang bisa menyebabkan kebocoran pada ban semuanya melalui tapak ban. Maka dari itu, untuk memeriksa adanya tambalan, bagian yang harus diperiksa adalah tapak ban.

Tidak perlu sungkan, jadilah orang yang memang sedang mencari cacat pada ban yang akan Anda beli. Cari dengan mata sejeli mungkin, jika masih ragu, raba juga bagian luar maupun dalam dari tread ban. Semakin banyak tambalan pada tapak ban, tentunya semakin Anda tidak boleh membeli ban tersebut. Pilihlah ban yang masih bersih dari tambalan.

Bandingkan dengan Harga Ban Baru

Satu-satunya alasan seseorang membeli ban bekas adalah urusan uang. Ban bekas tentunya lebih murah jika dibandingkan dengan ban baru. Namun, jika Anda ragu atau takut bagaimana nantinya saat sudah dipakai, apakah aman atau tidak, maka Anda bisa pertimbangkan untuk membeli ban baru dengan harga murah.

Banyak ban baru dengan harga murah namun tetap berkualitas. Misalnya ban-ban impor biasanya harganya jauh lebih murah daripada ban-ban dengan merek lokal. Jika ingin yang lebih murah lagi, Anda bisa hunting ban baru yang sudah kadaluwarsa (sudah lebih dari 5 tahun setelah tanggal produksi).

Beli Ban di Tiberman

Membeli ban impor dengan harga terjangkau dan kualitas tidak perlu diragukan jauh lebih kredibel dan terjamin keamanannya daripada Anda membeli ban bekas yang tidak jelas bagaimana perjalanan hidupnya. Anda bisa mendapatkan ban-ban berkualitas dengan harga terjangkau di Tiberman. Merek yang tersedia di toko ban kami juga banyak, mulai dari Uninest, Eced, Wingood, Bontyre, dan merek lainnya. Ban yang tersedia juga bervariasi dari tipe konstruksi, hingga ukuran-ukuran yang bermacam-macam. Ban alat berat yang kami sediakan pastinya akan cocok dengan kebutuhan Anda, seperti ban forklift, ban truk, ban dump truk, ban loader, dan ban alat berat lainnya.

Jika Anda bingung masalah ukuran apa yang cocok, Anda bisa langsung cari di pencarian, misalnya ban hino 500, ban truk canter, atau bisa langsung menghubungi customer relation kami melalui WA di pojok bawah.

Related Posts

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *